0
share

Kontroversi Gelaran Tinju Termahal Abad Ini

Kontroversi Gelaran Tinju Termahal Abad Ini

Baru dari TVGuide!
Sering kelewat acara TV favorit?? Set alarm acaranya dan tonton langsung! Download Aplikasi Jadwal TV
advertisement

Tvguide.co.id | Hari minggu kemarin (3/5) pertarungan tinju dunia terbesar, termegah dan termahal abad ini dilangsungkan di MGM Grand Garden Arena Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Melibatkan dua petarung kelas dunia Floyd Mayweather asal Amerika Serikat vs Manny Pacquiao asal Filipina.

Pertandingan yang digadang-gadang sebagai "Fight of the Century" ini berakhir mengecewakan banyak pihak. Tak kurang dari banyak pesohor tinju dunia mengungkapkan kekecewaaannya. Belum termasuk para penggemar dari olahraga tinju yang juga banyak mengungkapkan komentar miring terkait hasil duel tersebut.

baca juga : Kontroversi Panasonic Gobel Awards 2015

Dalam pantauan tvguide, Mike Tyson yang hadir di MGM Arena juga tak kuasa untuk mengungkapkan kekecewaannya atas hasil pertarungan Floyd Mayweather vs Manny Pacquiao itu. Ia mengekpresikan kekecewaan tersebut melalui akun media sosialnya, Twitter.

“Kami telah menunggu lima tahun untuk ini… #underwhelmed #MayPac,” kicau Tyson di akun @MikeTyson, Minggu (3/5/2015).

Hal senada juga diungkapkan Legenda tinju dunia Oscar De La Hoya, The Golden Boy mengkritik keras gaya bermain Mayweather. Menurutnya pada pertarungan melawan Manny Pacquiao tersebut, petinju berjuluk The Best Ever itu menunjukan penampilan yang tidak selayaknya dibayar mahal.

“Sebut saya memiliki gaya jadul, tetapi saya membuat uang para penonton berharga dengan menyuguhkan pertarungan penuh aksi,” ujar De La Hoya seperti dikutip Sportsmole.

De La Hoya sendiri sudah pernah berhadapan dengan kedua petinju tersebut, Mayweather dan Pacquiao. De La Hoya berhadapan dengan Mayweather pada 2007. Saat itu ia kalah angka dari Mayweather. Sementara ketika berhadapan dengan Pacquiao, ia mengundurkan diri pada ronde 10 akibat kondisinya yang sudah babak belur dan mustahil melanjutkan pertarungan.

Penilaian Tyson dan juga De La Hoya, menambah jumlah kekecewaan yang diungkapkan beberpa atlet lainnya. Hasil duel akbar tersebut juga sangat mengecewakan bagi Evander Holyfield, Johnny Case, Erick Silva, dan Cat Zingano yang berpendapat kueang lebih senada dengan Tyson maupun De La Hoya.

Bagi warga Filipina sendiri, kekalahan Pacquiao tentu sangat menyakitkan. ‘Manny Pacquiao Remains A Symbol Of Hope : Saturday's "Fight of the Century" ended in disappoint…’ kicau salah seorang warga Filipina di akun twitter-nya.

Banyak yang berpikir Manny Pacquiao seharusnya keluar sebagai pemenang dalam duel tersebut. Namun hasil perhitungan juri berkata lain. Floyd Mayweather keluar sebagai pemenang dan berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkan, walaupun banyak diantara yang tersebut diatas meragukan hasil sebenarnya.

Apakah rematch akan bisa digelar? Untuk membuktikan siapa sebenarnya petarung terhebat Abad ini? kita tunggu kelanjutan ceritanya. Karena seperti dikatakan Freddie Roach, pelatih Manny Pacquiao, Ia mengatakan kesediaannya untuk menggelar laga lanjutan.

“Kami bersedia untuk melakukan (pertarungan) ini lagi,” kata Roach saat konferensi pers usai pertarungan.

Congrat Floyd Mayweather, Jr. and you are still the best Manny ‘pacman’ Pacquiao.

Suka dengan artikel ini? silakan bagikan

Komentar terkait berita Kontroversi Gelaran Tinju Termahal Abad Ini
Seru? Serem? Lucu? Kita pengen tahu pendapat kamu tentang berita Kontroversi Gelaran Tinju Termahal Abad Ini!

advertisement
close